Home News Nawarin SH : Bantah Pernyataan dalam Pemberitaan Mediasi Sidang Perdata PN Banjarbaru,...

Nawarin SH : Bantah Pernyataan dalam Pemberitaan Mediasi Sidang Perdata PN Banjarbaru,...

52
0
SHARE
Nawarin SH : Bantah Pernyataan dalam Pemberitaan Mediasi Sidang Perdata PN Banjarbaru,...

BANJARBARU – Dinamika persidangan perdata Nomor 109/Pdt.G/2025/PN Bjb antara M. Hafidz Halim, SH selaku penggugat melawan Wijono (Tergugat I), Aspihani Ideris (Tergugat II), dan Badrul Ain (Tergugat III) kembali memanas setelah munculnya klarifikasi dari Nawarin, SH, terkait pemberitaan yang beredar mengenai suasana mediasi.

Sebelumnya, mediasi dalam perkara tersebut disebut berlangsung tegang dan berakhir tanpa kesepakatan. Namun, Nawarin menyampaikan klarifikasi resmi dan membantah sejumlah pernyataan yang dinilai tidak sesuai fakta.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Selasa pukul 12.37 WITA, Nawarin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan keterangan sebagaimana yang dikutip dalam sejumlah pemberitaan.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya secara pribadi, Nawarin, SH, menyampaikan dengan sebenarnya bahwa terkait kasus M. Hafidz Halim dengan AS dan WJ, pemberitaan yang menyebut saya mengatakan hal-hal tertentu itu tidak benar. Itu bohong besar, saya tidak pernah berbicara seperti yang ditulis di media tersebut,” tegas Nawarin.

Ia menjelaskan bahwa situasi yang terjadi saat itu berlangsung di luar ruang sidang dan dirinya hanya berupaya melerai agar konflik tidak meluas.

“Posisi saya saat itu hanya ingin melerai. Tidak ada maksud apa pun, tidak ada pernyataan lain. Saya hanya mengingatkan agar Aspihani sabar. Saat itu juga Aspihani sempat meminta maaf atas permasalahan mereka kepada saudara M. Hafidz Halim,” ujarnya.

Menurut Nawarin, keributan terjadi di luar ruang sidang, dan dirinya menegaskan tidak memberikan komentar atau pernyataan lain seperti yang diberitakan.

Ia juga menyebut bahwa sidang tersebut merupakan agenda kedua, di mana awalnya Aspihani disebut enggan hadir sebelum akhirnya datang setelah didesak oleh kuasa hukumnya.

“Isi berita yang beredar sangat menyudutkan saya dan tidak benar. Kepada redaksi yang membuat berita hoaks tersebut, tulislah yang benar. Penulis berita itu juga tidak ada di lokasi kejadian,” katanya.

Lebih lanjut, Nawarin menyatakan akan menempuh langkah hukum terkait pemberitaan yang dianggap merugikan dirinya.

“Saya tegaskan lagi, saya tidak pernah berbicara seperti yang ditulis. Saya akan menuntut balik sesuai Undang-Undang ITE kepada pihak yang menyebarkan informasi tersebut,” tegasnya.

Ia juga menilai konflik antara M. Hafidz Halim dan Aspihani Ideris merupakan persoalan pribadi dan meminta agar organisasi advokat tidak dilibatkan.

“Perseteruan Halim dan Aspihani murni persoalan pribadi, tidak ada sangkut pautnya dengan OA P3HI. Jangan dilibatkan,” tambahnya.

Sementara itu, M. Hafidz Halim, SH turut memberikan tanggapan terkait klarifikasi Nawarin. Ia menyatakan bahwa hubungan dirinya dengan Nawarin baik dan meyakini rekannya tersebut tidak mungkin memberikan pernyataan seperti yang beredar.

“Saya berteman baik dengan Pak Nawarin, beliau orang baik dan jelas sekali tidak mungkin berstatement seperti itu. Biasanya hal seperti ini ulah Aspi lagi,” ujar Halim.

Halim juga menyinggung adanya pihak lain yang sebelumnya disebut-sebut dalam konflik tersebut, namun telah memberikan klarifikasi.

“Sebelumnya Pak Abdurrahman Suhu dan Pak Kasmili juga sempat dibawa-bawa namanya seolah berkonflik dengan saya, padahal mereka sudah mengklarifikasi tidak ada ikut dalam masalah ini,” katanya.

Ia menambahkan bahwa dirinya menilai terdapat informasi yang tidak benar dalam pemberitaan yang beredar.

“Orang itu akan selalu melakukan kebohongan untuk menutupi kebohongan lainnya,” pungkas Halim.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Aspihani Ideris terkait klarifikasi terbaru tersebut.((red/Nawarin)